Dalam bahasa Arab, bentuk fi'lah menunjuk pada mashdar yang memberi arti "keadaan atau jenis perbuatan". Jika mengucapkan kata jalsah , maka memberi arti "duduk". Tetapi, jika kata itu berubah jadi jilsah, maka artinya "keadaan duduk". Berdasarkan kata itu , maka fithrah yang berkaitan dengan keadaan manusia dan hubungan keadaan tersebutu dengan agama, sebagaimana dalam firman Allah SWT, " Fitrah Allah yang menciptakan manusia menurut fitrah itu",(Q.S Ar-Rum : 30). yang mengandung arti keadaan yang dengan itu manusia diciptakan. Artinya, Allah telah menciptakan kekhususan-kekhususan yang ditempatkan Allah dalam dirinya saat ia diciptkan, dan keadaan itulah yang menjadi fitrahnya.
Ada beberapa istilah yang mesti kita bedakan yaitu ;
Watak,Naluri,dan Fitrah
Watak
Watak (sitat dasar) biasanya digunakan kepada benda-benda mati,dan tidak sedikit kemungkinan bisa di terpkan kepada benda hidup.contoh,Api, "wataknya api apabila berdekatan dengan benda lain bisa menimbulkan panas, dll." Jadi, kita menyebutkan karakteristik benda-benda lain dengan watak (sifat dasar ).
Naluri
Naluri (insting), biasnya digunakan untuk binatang, dan sangat jarang digunakan kepada manusia apalagi benda mati. hakikat insting sampai sekarang belum ada interpretasi yang sebenarnya. termasuk dalam kategori insting ketika anak hewan melakukan beberapa gerakan tanpa adanya latihan.
Fitrah
Istilah ini di gunakan untuk manusia. sebagaimana halnya insting dan watak,fitrah merupakan bawaan alami. Artinya, dia merupakan sesuatu yang melekat dalam diri manusai,dan bukan sesuatu yang diperoleh melalui usaha. fitrah mirip dengan kesadaran. Sebab manusia mengatahui bahwa dirinya mengetahui apa yang ia ketahui. artinya, dalam diri manusia terdapat sekumpulan hal yang bersifat fitrah, dan ia tahu bertul tentang hal itu.Fitrah dengan insting ada sebuah pembedanya, insting berkaitan dengan hal -hal yang bersifaat fisik, sedang kan ftrah berkaitan dengan masalah-masalah yang berkaitan dengan kemanusiaan (metaheawani).
Referensi : Murtadha muthahhari, Fitrah, menyingkap hakikat,potensi dan jati diri manusia